Kediri – Biadab, itulah sebutan yang pantas untuk Novita dan Taskin orang tua yang tega menganiaya anaknya sendiri A-F yang masih berusia hingga tewas kemudian mayatnya di kubur di samping rumah Desa Tugurejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri.
Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Fauzi Pratama mengtakan saat ini petugas telah memeriksa beberapa saksi terkait kematian korban.
“Penyebabnya masih kita dalami, penyebabnya apa kronologinya seperti apa. Beberapa saksi sudah kita intrograsi, untuk orang tua korban sudah kita amankan,” Katanya.
Satreskrim Polres Kediri juga telah mengamankan dua orang tua korban terduga pelaku penganiayaan, Polisi belum menjelaskan terkait motif penganiayaan yang dilakukan orang tua korban hingga mengakibatkan korban meninggal dunia. Namun dari pengakuan pelaku penganiayaan dilakukan pada Sabtu, (22/06) secara bersama.
“Dugaan seperti itu tapi kita masih menunggu, kalau hasilnya penyidik sudah lengkap kita akan informasikan kembali,” Pungkasnya.
Untuk mengetahui penyebab pasti kematian, mayat balita naas tersebut dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri untuk dilakukan otopsi.
“Luka sedang diperiksa oleh tim forensik RS Bhayangkara, lukanya dimana penyebabnya apa nanti kita infokan,” Pungkasnya.
Setelah dilakukan otopsi kemudian mayat balita akan dibawa ke rumah kakek korban dan di makamkan di pemakaman umum Desa Pace Kabupaten Nganjuk. (Min)